
Srengat/Blitar – Pemerintah Kecamatan Srengat mendukung penuh pelaksanaan Gerakan Makan Telur Setiap Hari sebagaimana diamanatkan dalam Surat Edaran Bupati Blitar Nomor B/662/2950/409.1.4/2026. Gerakan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak usia sekolah, guna mendukung terwujudnya generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.
Telur merupakan salah satu sumber protein hewani yang mudah diperoleh, terjangkau, dan memiliki kandungan gizi yang sangat baik. Di dalam telur terkandung protein berkualitas tinggi, vitamin, mineral, serta berbagai nutrisi penting yang berperan dalam mendukung pertumbuhan fisik, perkembangan otak, dan daya tahan tubuh.
Melalui gerakan ini, masyarakat diimbau untuk membiasakan konsumsi minimal satu butir telur setiap hari sebagai bagian dari pola makan bergizi seimbang. Selain meningkatkan status gizi keluarga, gerakan ini juga diharapkan dapat membantu menurunkan angka stunting serta meningkatkan kesehatan masyarakat secara umum.
Camat Srengat menyampaikan bahwa keberhasilan gerakan ini membutuhkan dukungan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat, mulai dari keluarga, sekolah, kader kesehatan, pemerintah desa, hingga berbagai pihak terkait. Edukasi mengenai pentingnya konsumsi protein hewani perlu terus digencarkan agar kesadaran masyarakat terhadap pemenuhan gizi semakin meningkat.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Kecamatan Srengat untuk menjadikan makan telur sebagai kebiasaan sehari-hari. Langkah sederhana ini memiliki manfaat besar bagi kesehatan dan masa depan generasi penerus bangsa,” ujarnya.
Pemerintah Kecamatan Srengat akan terus bersinergi dengan berbagai pihak dalam melakukan sosialisasi dan edukasi mengenai pentingnya konsumsi pangan bergizi, khususnya telur, sebagai upaya mendukung pembangunan sumber daya manusia yang unggul di Kabupaten Blitar.
Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, diharapkan Gerakan Makan Telur Setiap Hari dapat menjadi budaya positif yang membawa manfaat bagi seluruh warga Kecamatan Srengat.